Himpunan Fuzzy: Tegas dan Himpunan Kabur

1st February 2013 | Cat: Fuzzy Logic | 1185 Views | 3 Comments

Dear Sahabat IT. Sekarang masih dalam tahap belajar bersama. Belajar tentang Himpunan Fuzzy. Hasil dari belajar bersama buku karya Pak Prabowo dan Pak Rahmadya, Himpunan Fuzzy terbagi menjadi dua. Adalah Himpunan Tegas dan Himpunan Kabur. Mengapa kedua himpunan ini perlu dipelajari? Karena kedua himpunan ini nantinya akan dipakai sebagai pembeda dalam sistem cerdas Logika Fuzzy.

Sebelum munculnya teori logika fuzzy (Fuzzy Logic), dikenal sebuah logika tegas (Crisp Logic) yang memiliki nilai benar atau salah secara tegas. Sebaliknya Logika Fuzzy merupakan sebuah logika yang memiliki nilai kekaburan atau kesamaran (fuzzyness) antara benar dan salah. Dalam teori logika fuzzy sebuah nilai bisa bernilai benar dan salah secara bersamaan, namun berapa besar kebenaran dan kesalahan suatu nilai tergantung kepada bobot keanggotaan yang dimilikinya.

Himpunan Tegas adalah himpunan yang membedakan anggota dan non anggotanya dengan batasan yang jelas. Misal; jika A= {x | x integer, x > 5}, maka anggota A adalah 6,7,8 dan seterusnya. Sedangkan yang bukan anggota A adalah 4,3,2,1,0,-1 dan seterusnya.

Pada himpunan tegas ( crisp ), nilai keanggotaan suatu item x dalam suatu himpunan A, yang sering ditulis dengan [x], memiliki 2 kemungkinan, yaitu :

  • Satu (1), yang berarti bahwa suatu item menjadi anggota dalam suatu  himpunan, atau
  • Nol (0), yang berarti bahwa suatu item tidak menjadi anggota dalam suatu himpunan.

Himpunan Kabur (fuzzy) merupakan suatu grup yang mewakili suatu kondisi atau keadaan tertentu dalam suatu variabel fuzzy. Himpunan fuzzy didasarkan pada gagasan untuk memperluas jangkauan fungsi karakteristik sedemikian hingga fungsi tersebut akan mencakup bilangan real pada interval [0,1]. Nilai keanggotaannya menunjukkan bahwa suatu item tidak hanya bernilai benar atau salah. Nilai 0 menunjukkan salah, nilai 1 menunjukkan benar, dan masih ada nilai-nilai yang terletak antara benar dan salah.

^Blogger^ | ^Berbagi^ | ^Ramah^ | ^Berpetualang^

- Website

3 Comments to “Himpunan Fuzzy: Tegas dan Himpunan Kabur


  1. LJ says:

    alamak! Idah ngajakin Bundo belajar matematika rupanya..

    #disimak dulu ya Dah.. :)

  2. [...] masuk akal, akhirnya di Bulan Kedua ini saya gagal jeng-jeng ke Eiffel. Terlihat samar-samar atau kabur, sekarang saya sudah mulai banyak kegiatan yang “wajib” dilaksanakan setiap harinya. [...]

  3. PakOsu says:

    wah pusing PakOsu membacanya, hehe… kalo dulu masuk it bisa jadi mahasiswa abadi kali ya huhuy… salam

Kolom Komentar!

Ceck/Tandai Jika Anda Bukan Spammer.