Konsep Dasar Logika Fuzzy

19th January 2013 | Cat: Fuzzy Logic | 1828 Views | No Comments

Dear Sahabat IT. Menikmati perkembangan teori dan metode yang digunakan untuk memecahkan kasus atau penyelesaian masalah memang sangat asyik. Para pakar terlihat sangat asyik untuk mengembangkan teori dan metode yang sudah ada. Sebagai penikmat dan penonton, tentunya kita semua bisa mengambil dan memanfaatkan ilmu yang sudah dikembangkan oleh mereka.

Pada hampir semua kasus kita dapat menghasilkan suatu produk tanpa menggunakan logika fuzzy, namun menggunakan fuzzy akan lebih cepat. Logika fuzzy merupakan salah satu komponen pembentuk soft computing. Konsep tentang fuzzy pertama kali dikemukakan oleh Profesor Lofti A. Zadeh. Zadeh mengemukakan teori logika fuzzy adalah suatu sistem yang digunakan untuk menangani konsep kebenaran parsial yaitu kebenaran yang berada  diantaranyasepenuhnya benar dan sepenuhnya salah.

Pada teori himpunan fuzzy, peranan derajat keanggotaan sebagai penentu keberadaan elemen dalam suatu himpunan sangatlah penting. Nilai keanggotaan atau derajat keanggotaan atau membership function menjadi ciri utama dari penalaran dengan logika fuzzy tersebut. Proses logika fuzzy adalah suatu proses yang berdasarkan basis pengetahuan atau basis aturan, adapun aturan logika fuzzy terdiri dari pernyataan IF-THEN dalam sebuah fungsi keanggotaan.

Fungsi Keanggotaan Logika Fuzzy

Fungsi Keanggotaan Logika Fuzzy

Sebelum munculnya teori logika fuzzy (Fuzzy Logic), dikenal sebuah logika tegas (Crisp Logic) yang memiliki nilai benar atau salah secara tegas. Sebaliknya Logika Fuzzy merupakan sebuah logika yang memiliki nlai kekaburan atau kesamaran (fuzzyness) antara benar dan salah. Dalam teori  logika fuzzy, sebuah nilai bisa bernilai benar dan salah secara bersamaan namun berapa besar kebenaran dan kesalahan suatu nilai tergantung kepada bobot keanggotaan yang dimilikinya.

Logika fuzzy merupakan bagian turunan kecerdasan buatan, yang berfungsi melakukan pemrosesan terhadap faktor kepastian maupun ketidakpastian secara baik, dan berhubungan dengan deskripsi karakteristik dari suatu objek yang digunakan, dan kebanyakan diskripsi objek berasal dari fakta yang ada. Logika fuzzy juga merupakan suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang input ke dalam suatu ruang output. Model logika fuzzy bekerja dengan menggunakan derajat keanggotaaan dari sebuah nilai, kemudian digunakan untuk menentukan hasil yang diinginkan, berdasarkan aturan-aturan yang telah ditentukan.

^Blogger^ | ^Berbagi^ | ^Ramah^ | ^Berpetualang^

- Website

Belum ada komentar. Jadilah yng pertama di Konsep Dasar Logika Fuzzy

Kolom Komentar!

Ceck/Tandai Jika Anda Bukan Spammer.